You're currently viewing an old version of this dataset. To see the current version, click here.

Persentase Anak Berusia Di Bawah Lima Tahun (balita) Gizi Buruk Yang Mendapat Pelayanan Tata Laksana Gizi Buruk

Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) memiliki Z score kurang dari -3 SD yang mendapatkan pelayanan tatalaksana gizi buruk

Podatki in viri

Dodatne informacije

Polje Vrednost
Izvor https://data.blitarkab.go.id/data/persentase-anak-berusia-di-bawah-lima-tahun-balita-gizi-buruk-yang-mendapat-pelayanan-tata-laksana-gizi-buruk-e089ylz9
Avtor Dinas Kesehatan
Skrbnik Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik Dan Persandian
Nazadnje posodobljeno april 13, 2026, 10:17 (+0700)
Ustvarjeno maj 25, 2024, 23:56 (+0700)
cara_pengumpulan_data Kompilasi Produk Administrasi
definisi_operasional Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) memiliki Z score kurang dari -3 SD yang mendapatkan pelayanan tatalaksana gizi buruk
frekuensi_pengambilan_data Tahun
interpretasi Semakin besar, semakin banyak balita gizi buruk yang mendapatkan tatalaksana gizi buruk
jadwal_rilis Desember
klasifikasi Wilayah
konsep [K00478] Gizi Buruk, [K00206] Balita
nama_indikator Persentase Anak Berusia Di Bawah Lima Tahun (balita) Gizi Buruk Yang Mendapat Pelayanan Tata Laksana Gizi Buruk
nama_keg_stat Profil Kesehatan Kabupaten Blitar
nama_keluaran Tematik Stunting
nama_periode Tahun
nama_sifat Terbuka
nama_skpd Dinas Kesehatan
nama_urusan Kesehatan
nama_wilayah Kabupaten
no_romantik -
penanggung_jawab_bidang Bidang Kesehatan Masyarakat
penanggung_jawab_jabatan Kabid Kesehatan Masyarakat
rumus_perhitungan Jumlah balita gizi buruk mendapat pelayanan tata laksana gizi buruk/ Jumlah balita gizi buruk x 100%
satuan Persen
sumber_data Puskesmas dari aplikasi SIGIZIKESGA
ukuran Persentase
variabel_pembentuk 1. Jumlah balita gizi buruk 2. Jumlah balita gizi buruk mendapat pelayanan tata laksana gizi buruk